|
|
||||||
| Notices |
| Mesin & Exhaust System |
![]() |
|
|
LinkBack | Thread Tools | Display Modes |
|
|
#1 (permalink) | ||||||||||||||||||||||
|
Extreme Driver
|
Mengenali Pelumas/oli untuk kendaraan anda Sejauh mana anda mengenal pelumas / oli yang sering anda pakai untuk ganti oli setiap 2-3 bulan atau bahkan tiap bulan pada kendaraan anda? Kebanyakan dari kita memilih oli hanya berdasarkan parameter SAE yang disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan kita yang biasanya tertulis 5W50, 15W50, 15W40, dst. padahal ada hal lain yang tak kalah penting untuk mengetahui KUALITAS dari pelumas yang kita gunakan yaitu sertifikasi API (American Petroleum Institute), ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d' Automobiles), ILSAC (pada beberapa oli), JASO (Japan Automotive Standard Association) dan beberapa sertifikasi lain yang dikeluarkan khusus oleh perusahaan manufaktur/produsen untuk melegitimasi penggunaan pelumas tersebut atau yang berarti bahwa pelumas tersebut telah diuji dan dinyatakan disetujui atau approved oleh produsen untuk digunakan pada kendaraan produksi mereka. FUNGSI OLI Pada umumnya kita beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin. Padahal oli memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni antara lain sebagai Pendingin, Pelindung dari Karat, Pembersih dan Penutup Celah pada Dinding Mesin. Semua Fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan, sebagai Pelumas, Oli akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal. Selain itu Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin. Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun kebutuhan mesin. Maka semakin kental oli, tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi pompa oli. Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan film pada dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah timbulnya karat, sekalipun kendaraan tidak dipergunakan dalam waktu yang lama. Disamping itu pula kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian oli. MEMILIH OLI Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tentunya akan membuat kita sedikit bingung, karena semua produsen oli pasti mengatakan oli mereka yang paling bagus. Namun ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan acuan antara lain, kenali karakter kendaraan anda, spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas anda berkendaraan (suhu, kelembaban udara, debu, dsbnya.). Perhatikan Peruntukan dan Kualitas Pelumas Perhatikan peruntukan pelumas, apakah digunaan untuk pelumas mesin bensin, atau diesel, 2 tak atau 4 tak, peralatan industri, dan sebagainya. Kualitas dari oli sendiri pada umumnya ditunjukkan oleh kode API (American Petroleum Institute) dengan diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. Contoh API: SL, kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua menunjukkan nilai kualitas oli, semakin mendekati huruf Z mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern. Ada dua kelompok kategori API service yaitu: 1. Kategori API Service untuk pelumas kendaraan berbahan bakar bensin 2. Kategori API Service untuk pelumas kendaraan bermesin diesel API Service Pelumas Mesin Berbahan Bakar Bensin - SL = dapat dipakai untuk semua mesin mobil berteknologi baru dan sebelumnya. Diperkenalkan pada tanggal 1 juli 2001, Pelumas berkategori SL dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik dan dirancang untuk penggunaan pelumas yang lebih irit. Pada beberapa oli telah memenuhi sertifikasi ILSAC atau kualifikasi sebagai hemat energi - SJ = untuk mesin kendaraan tahun 2001 dan sebelumnya - SH = untuk mesin kendaraan tahun 1996 dan sebelumnya - SG = untuk mesin kendaraan tahun 1993 dan sebelumnya - SF = untuk mesin kendaraan tahun 1988 dan sebelumnya - SE = untuk mesin kendaraan tahun 1979 dan sebelumnya - SD = untuk mesin kendaraan tahun 1971 dan sebelumnya - SC = untuk mesin kendaraan tahun 1967 dan sebelumnya - SB dan SA = sudah tidak direkomendasikan API Service Pelumas Mesin Diesel - CI-4 = Diperkenalkan pada tanggal 5 september 2002, untuk mesin 4T, kecepatan tinggi. Diformulasikan untuk mempertahankan daya tahan mesin. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4 - CH-4 = Diperkenalkan pada tahun 1998, untuk mesin 4T, kecepatan tinggi. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, dan CG-4 - CG-4 = Diperkenalkan pada tahun 1995, untuk mesin 4T, beban berat, kecepatan tinggi yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 0.5%. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, dan CF-4 - CF-4 = Diperkenalkan pada tahun 1990, untuk mesin 4T kecepatan tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, dan CE - CF-2 = Diperkenakan tahun 1994, untuk mesin beban berat 2T, Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD-II - CF = Diperkenalkan pada tahun 1994, untuk kendaraan off-road, mesin diesel indirect-injection dan mesin diesel lainnya yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur diatas 0.05%. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD - CE = Diperkenalkan pada tahun 1987, untuk mesin 4T, kecepatan tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CC, dan CD - CD-II = Diperkenalkan pada tahun 1987 untuk mesin 2T - CD Diperkenalkan pada tahun 1955. Untuk mesin turbocharger maupun gas buang biasa - CC = untuk mesin yang diperkenalkan pada tahun 1961 - CB dan CA = sudah tidak direkomendasikan Pilih Kekentalan Pelumas yang Tepat Tingkat kekentalan pelumas yang juga disebut "Viskosity-Grade" adalah ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut. Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun. Sementara itu dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50 menurut standar SAE. Perhatikan Kemasan Pelumas dan Hindari Pelumas Palsu Belilah pelumas yang dikemas dengan baik, masih tersegel dengan rapi, terdapat identitas perusahaan dan tujuan penggunaan. Hindari pembelian barang yang sudah cacat kemasannya. Belilah pelumas pada Agen resmi atau di tempat-tempat yang dapat dipercaya menurut anda atau rekomendasi dari rekan anda. |
||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
#2 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Freshmen
Join Date: Feb 2010
Posts: 71
Thanks: 4
Thanked 1 Time in 1 Post
Rep Power: 0 ![]() |
nice posting bro..
![]() btw utk timor ktnya hrs pake 10w-40 ya..? berarti hrs synthetic oil dong kalo gitu.. efeknya apa kalo gak pake oli yg sesuai, misal pake Mesran Prima xp SAE 20w-50? |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#3 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Freshmen
Join Date: Feb 2010
Posts: 71
Thanks: 4
Thanked 1 Time in 1 Post
Rep Power: 0 ![]() |
nice posting bro..
![]() btw utk timor ktnya hrs pake 10w-40 ya..? berarti hrs synthetic oil dong kalo gitu.. efeknya apa kalo gak pake oli yg sesuai, misal pake Mesran Prima xp SAE 20w-50? |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#4 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Senior Driver
Join Date: Sep 2009
Posts: 3,448
Thanks: 237
Thanked 233 Times in 207 Posts
Rep Power: 6 ![]() ![]() ![]() |
klo pake yg 20-50 biasanya ntar hla bunyi karena oli ngak lancar lewat lubang hla .... ujung2nya musti ganti hla, mahal bro
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#5 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Freshmen
Join Date: Feb 2010
Posts: 71
Thanks: 4
Thanked 1 Time in 1 Post
Rep Power: 0 ![]() |
wah musti ngecek lg neh bro.. terakhir diksh oli apaan yah ama bokap gw.. jgn2 salah spek olinya.. Maklum mobilnya baru dpt dr babe ane 1 bln lalu, dg kondisi apa adanya..
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#6 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Moderator
Join Date: Jan 2010
Location: www.JuraganKaus.com
Posts: 304
Thanks: 5
Thanked 26 Times in 26 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
utk timor sohc 97 baiknya pake sae brapa ya? trus api service yg mana?
rekomen merk apa neh ??
__________________
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#7 (permalink) | |||||||||||||||||||||
|
Senior Driver+
|
Quote:
thanks Last edited by iwakpitik; 02-04-2010 at 06:09 PM. |
|||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
#9 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Senior Driver
Join Date: Sep 2009
Posts: 3,448
Thanks: 237
Thanked 233 Times in 207 Posts
Rep Power: 6 ![]() ![]() ![]() |
apalagi klo udah didoping ya mbah ....
![]() timing belt pake yg oem aja ... (mazzzd) |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||