|
|
||||||
| Berita & Diskusi Otomotif Umum ======= (Topiknya BUKAN mobil itu sendiri) ======= |
![]() |
|
|
LinkBack | Thread Tools | Display Modes |
|
|
#1 (permalink) | ||||||||||||||||||||||
|
Extreme Driver
|
Saat musim hujan, seringkali pengendara terjebak kemacetan di jalan raya. Wajar, karena saat hujan turun pada umumnya pengendara akan menurunkan kecepatan. Apalagi jika melewati daerah-daerah yang rawan tergenang banjir. Bukan tanpa alasan jika para pengendara mengubah gaya berkendara saat melibas genangan. Memperlambat laju kendaraan, salah satunya ditujukan agar gerak mobil tidak membuat genangan air bergelombang.
Memang, selain menurunkan kecepatan, berikut ini 5 (lima) poin yang sebaiknya kita perhatikan: 1. Perhatikan ketinggian genangan air, bisa dengan berpatokan pada tinggi trotoar atau melihat kedalaman ban mobil yang terendam. Kendaraan tidak didisain untuk melewati genangan air yang tinggi. Batas aman melibas genangan adalah bila ketinggian air tidak lebih dari setengah tinggi roda (standar) mobil kita. 2. Gunakan gigi rendah (1 atau 2). Pada transmisi matik pindahkan tuas ke posisi L atau 2. 3. Atur RPM mesin secara konstan, antara 1.500 s/d 2.000 RPM. Jangan khawatir air masuk dari (terhisap) knalpot, karena tendangan dari gas buang pada saat RPM idle pun sudah mampu mendorong air. 4. Jaga jarak dengan kendaraan di depan dan tetap melaju dengan kecepatan rendah. Tujuannya, untuk tetap memberi ruang gerak bagi mobil Anda jika sesama pengguna jalan di depan berhenti mendadak. 5. Perhatikan juga kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Laju mereka menyebabkan gelombang air yang akan menuju arah depan kendaraan kita. Akan sangat berbahaya bila gelombang air sampai ke saluran udara mesin. Untuk point 4 dan 5 ini, alangkah baiknya jika kita mengetahui posisi dan ketinggian saluran hisap udara mesin kendaraan kita. Hal ini akan menambah akurasi perhitungan kita saat melibas genangan. Biasanya saluran hisap ini terletak sedikit di atas grill kendaraan. Pada beberapa kendaraan, posisinya terletak tidak menghadap ke arah depan langsung, sehingga peluang air terhisap semakin kecil. |
||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||
| The Following 5 Users Say Thank You to Azri09 For This Useful Post: |
|
|
#2 (permalink) | |||||||||||||||||||||
|
Senior Driver
Join Date: Sep 2009
Posts: 3,383
Thanks: 222
Thanked 213 Times in 191 Posts
Rep Power: 6 ![]() ![]() ![]() |
Quote:
|
|||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
#5 (permalink) | |||||||||||||||||||||
|
Moderator
Join Date: Jul 2009
Posts: 1,584
Thanks: 8
Thanked 40 Times in 35 Posts
Rep Power: 3 ![]() |
Quote:
Walaupun tendangan gas buang pada RPM idle dah cukup buat menjaga air gak masuk (klaim si penulis), tapi ada baiknya knalpot dibuatkan extention leher angsa. Setelah musim banjir selesai leher angsanya bisa cipotong lagi. ![]() (Mungkin jazz gue bakal diginiin kali... tapi lucu juga kalo mobil kecil pake leher angsa gitu... wkwkwkw... trend modif dimusim hujan) Fotonya:
Last edited by Si Andre; 02-11-2010 at 10:02 AM. |
|||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
#6 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Moderator
Join Date: Jun 2009
Location: di belakang setir...
Posts: 730
Thanks: 3
Thanked 8 Times in 7 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
mantabh neh infonya......
klo gw pas ngelewatin genangan n lagi macet, maen kopling + gigi1 dan gas....ngeri walaupun katanya RPM idle bisa nendang air balik tetep aja klo tiba2 ada gelombang....mending gw jaga at least 1200 RPM ngegasnya..... trus gw pernah tuh secara gak sengaja, waktu ujan, nyalip mobil depan eh tiba2 di kiri gw ada genangan parah....akhirnya bagian kiri mobil masuk ke genangan dan oleng tiba2....bused ngeri bgt.....kaga lagi2 dah heuheuhue @bos andre : wah mobilnya sekalian jadiin amfibi aja wekkekee kyk mobil2 offroad tuh, waktu gw tonton di tv, ada Escudo yg punya emak2 ikutan offroad jelajahin sungai!...iye Escudo jalan di sungai!!! edan! knalpotnya di naekin ke atas lewat pilar A |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#7 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Extreme Driver
|
kejadian pernah ane rasakan di tahun 2007, waktu banjir melanda jakarta.
ane kejebak banjir di jalur lambat sudirman tepatnya depan kampus atmajaya. pas melewati ketinggian air ampir setengah pintu...alhasil air masuk ke dalam.... dengan tenang ane gigi 2 sambil terus gas...suara knalpotpun bunyi tak tentu. alhamdulillah banjir terlewati dan nyampe kantor langsung kuras deh tuh air yg masuk ke kabin |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#8 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Extreme Driver
|
barusan melewati banjir daerah Tn Abang,
keluar asap dari kap mesin......setelah melewati banjir asap hilang.. kemungkinan panas radiator kena banjir |
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
#9 (permalink) | ||||||||||||||||||||
|
Freshmen
Join Date: Feb 2010
Posts: 1
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
Alow....
![]() Jadi penasaran point 1...ada yang tahu ga perkiraan maksimal tingginya air yang bisa dilewati : 1. Xtrail 2. Pajero Sport 3. Fortuner 4. Captiva 5. Innova Maklum musim banjir ya...
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||